Beranda
Nasional

2026 Prabowo Subianto Jamin Stabilitas Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Pelemahan Rupiah

Lintas Mediatama Indonesia
16:26 16 Mei 2026 3 min

Prabowo Subianto menegaskan bahwa stabilitas ekonomi Indonesia pada tahun 2026 masih berada dalam kondisi aman dan kuat meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami tekanan. Pernyataan tersebut disampaikan saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Prabowo Subianto Tegaskan Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat

Dalam pidatonya, Prabowo Subianto menyoroti berbagai narasi negatif yang menyebut ekonomi Indonesia berada dalam kondisi tidak stabil. Menurut Presiden, masyarakat tidak perlu panik menghadapi fluktuasi dolar AS karena kebutuhan pokok rakyat tetap aman dan terkendali.

“Sebentar-sebentar Indonesia akan kolaps, akan chaos. Rupiah begini, dolar begitu. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok,” ujar Prabowo Subianto di hadapan masyarakat.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih kuat ditopang oleh sektor pangan, energi, dan konsumsi domestik yang stabil. Presiden juga meminta masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat memicu kepanikan ekonomi.

Pelemahan Rupiah Dinilai Tidak Berdampak Besar ke Masyarakat Desa

Prabowo Subianto juga berseloroh mengenai dampak kenaikan dolar yang menurutnya lebih dirasakan oleh kalangan pengusaha dan pejabat yang sering bepergian ke luar negeri.

“Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar. Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri,” kata Prabowo Subianto sambil bercanda dengan para tamu undangan.

Dalam suasana santai, Presiden turut menyapa sejumlah tokoh nasional yang hadir seperti Titiek Soeharto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

“Trenggono! Ah, Trenggono! Udah nggak ke luar negeri? Rosan! Duduk aja dulu. Anind, lu pusing boleh, lu kan pengusaha, Kadin,” ujar Prabowo Subianto yang disambut gelak tawa hadirin.

Ketahanan Pangan Indonesia Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional

Presiden menegaskan bahwa ketahanan pangan Indonesia saat ini menjadi salah satu faktor utama yang menjaga stabilitas ekonomi nasional. Bahkan, sejumlah negara kini mulai bergantung pada pasokan pupuk dan hasil pertanian dari Indonesia.

Menurut laporan Menteri Pertanian, Australia membeli 500 ribu ton pupuk urea dari Indonesia. Selain Australia, negara seperti Filipina, India, Bangladesh, hingga Brasil juga meminta bantuan pasokan pupuk nasional.

“Australia minta tolong kita, kita jual 500 ribu ton urea. Filipina, India, Bangladesh, Brasil juga meminta pasokan dari Indonesia,” kata Prabowo Subianto.

Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa kebijakan swasembada pangan yang dijalankan pemerintah mulai menunjukkan hasil positif. Pemerintah juga mempercepat pembenahan sektor pertanian demi menjaga ketahanan nasional di tengah ketidakpastian global.

Hubungan Diplomatik Diperkuat Demi Stabilitas Ekonomi Indonesia

Prabowo Subianto jamin stabilitas ekonomi Indonesia tetap kuat tahun 2026

Selain memperkuat sektor pangan, Prabowo Subianto menilai hubungan diplomatik dengan negara sahabat menjadi langkah penting menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Pemerintah disebut berhasil menyelesaikan berbagai kerja sama strategis dengan Singapura, Vietnam, dan Tiongkok.

“Saya perbaiki hubungan dengan Singapura, Vietnam, dan Tiongkok supaya kita bisa fokus membangun ekonomi domestik,” ujar Presiden.

Kebijakan politik luar negeri bertetangga baik atau good neighbor policy menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

Prabowo Subianto Ajak Semua Pihak Percaya Ekonomi Indonesia

Di akhir sambutannya, Prabowo Subianto kembali mengajak seluruh masyarakat agar percaya terhadap kekuatan ekonomi Indonesia. Ia menilai Indonesia memiliki sumber daya besar serta potensi ekonomi yang mampu menghadapi berbagai tantangan global.

“Percaya, ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Orang mau ngomong apa, Indonesia kuat,” tutur Prabowo Subianto.

Presiden juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan agar terus bekerja sama mendukung program nasional demi kesejahteraan masyarakat.

“Kalau Mendagri tidak dukung, tidak bisa. Kalau kepala desa tidak dukung, tidak bisa. Ini teamwork, seluruh tim bekerja,” tegasnya.

Dengan dukungan seluruh kementerian, aparat daerah, hingga masyarakat desa, pemerintah optimistis stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga sepanjang tahun 2026.

Bagikan
Bagikan Artikel Ini
Link artikel berhasil disalin

Lintas Mediatama Indonesia

Advertisement

Pilihan Editor

Berita Nasional Lainnya

Sedang Viral

Jangan Lewatkan

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Beranda Berita Video Breaking HOT Akun
Link berhasil disalin!