Beranda
Internasional

Xi Jinping dan Donald Trump Sepakati Visi Baru Hubungan China-AS di Beijing

Review Hub Indo
18:54 15 Mei 2026 3 min

Beijing — Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyepakati visi baru hubungan bilateral China-AS dalam pertemuan kenegaraan yang berlangsung di Beijing, Kamis (14/5/2026). Pertemuan tersebut menjadi sorotan dunia karena dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga stabilitas strategis dan hubungan diplomatik kedua negara besar tersebut.

Dalam pembicaraan resmi yang berlangsung selama kunjungan kenegaraan Trump ke China, Xi Jinping menegaskan bahwa hubungan China-AS harus dibangun atas dasar kerja sama, saling menghormati, serta stabilitas jangka panjang demi kepentingan global.

Xi menyebut visi baru tersebut akan menjadi panduan strategis hubungan bilateral China dan Amerika Serikat selama tiga tahun ke depan dan seterusnya. Menurutnya, stabilitas strategis yang konstruktif mencakup kerja sama positif, persaingan yang sehat, pengelolaan perbedaan secara damai, serta komitmen menjaga perdamaian dunia.

“China dan Amerika Serikat akan memperoleh keuntungan dari kerja sama dan dirugikan jika terjadi konfrontasi,” ujar Xi Jinping dalam jamuan penyambutan untuk Donald Trump di Beijing.

Trump Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan China-AS

Presiden Donald Trump mengatakan dirinya siap bekerja sama dengan Xi Jinping guna memperkuat komunikasi dan meningkatkan hubungan bilateral kedua negara agar menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Trump menilai hubungan China-AS merupakan salah satu hubungan bilateral paling penting di dunia saat ini. Ia juga memuji kepemimpinan Xi Jinping serta menyampaikan rasa hormat kepada rakyat China.

“Kami menikmati komunikasi yang sangat baik dan berhasil menyelesaikan banyak isu penting bersama,” kata Trump.

Kunjungan Trump ke China kali ini menjadi kunjungan pertama presiden Amerika Serikat ke Beijing dalam sembilan tahun terakhir. Dalam lawatan tersebut, Trump turut didampingi sejumlah pengusaha besar Amerika Serikat seperti CEO Apple Tim Cook, CEO Nvidia Jensen Huang, dan CEO Tesla Elon Musk.

Trump menyebut para pemimpin bisnis AS sangat menghormati China dan siap memperluas kerja sama ekonomi dengan Negeri Tirai Bambu tersebut.

Kerja Sama Ekonomi Jadi Fokus Utama

Dalam pembicaraan bilateral, Xi Jinping juga menyoroti perkembangan terbaru pembicaraan perdagangan antara China dan AS yang dinilai menghasilkan kemajuan positif dan seimbang.

Kementerian Perdagangan China menyatakan Beijing siap memperluas daftar kerja sama dengan Amerika Serikat dan mengurangi berbagai persoalan yang selama ini menjadi hambatan hubungan kedua negara.

Xi menegaskan China akan terus membuka pintu investasi dan perdagangan lebih luas bagi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat. Menurutnya, kerja sama ekonomi China-AS memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi global.

Para pelaku bisnis yang hadir dalam kunjungan tersebut menilai pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump memberikan dorongan baru bagi hubungan ekonomi bilateral sekaligus meningkatkan kepastian bagi perekonomian dunia.

Bahas Isu Global dan Taiwan

Selain membahas kerja sama ekonomi, Xi Jinping dan Donald Trump juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu internasional seperti konflik Timur Tengah, krisis Ukraina, dan situasi di Semenanjung Korea.

Xi Jinping turut menyinggung isu Taiwan yang disebutnya sebagai persoalan paling penting dalam hubungan China-AS. Ia menegaskan bahwa stabilitas hubungan bilateral akan terjaga apabila isu tersebut ditangani secara hati-hati dan tepat.

Menurut Xi, kesalahan dalam menangani isu Taiwan dapat memicu ketegangan bahkan konflik yang berisiko besar terhadap hubungan kedua negara.

Hubungan China-AS Dinilai Penting bagi Dunia

Pengamat geopolitik menilai kesepakatan visi baru hubungan China-AS dapat menjadi langkah penting dalam menjaga perdamaian dunia dan stabilitas global di tengah meningkatnya ketegangan internasional.

Hubungan konstruktif antara Beijing dan Washington diyakini mampu memberikan dampak besar terhadap sektor ekonomi, perdagangan, keamanan, dan politik internasional dalam beberapa tahun ke depan.

Baca juga berita internasional terbaru lainnya di Lintas Mediatama Indonesia.

Bagikan
Bagikan Artikel Ini
Link artikel berhasil disalin

Review Hub Indo

Beranda Berita Video Breaking HOT Akun
Link berhasil disalin!